Text
UJI KUALITAS KIMIA KOMPOS DENGAN TAMBAHAN INSANG IKAN CAKALANG PADA PROSES PENGOMPOSAN SECARA ANAEROB
Pengomposan secara anaerob merupakan proses pengomposan yang memerlukan
ketersediaan oksigen. Oksigen diperlukan oleh mikroorganisme untuk merombak
bahan organik selama proses pengomposan berlangsung. Sedangkan
pengomposan secara anaerobik merupakan proses pengomposan yang tidak
memerlukan ketersedian oksigen, namun hanya memerlukan penambahan panas
dari luar. Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis) adalah ikan berukuran sedang
dari familia Skombride (tuna), satu-satunya spesies dari genus Katsuwonus,
cakalang terbesar panjang tubuhnya bisa mencapai 1 m dengan berat lebih dari
18 kg, bagian punggung berwarna biru keungu-unguan hingga gelap bagian perut
dan bagian bawah berwarna keperakan dengan 4 hingga 6 garis-garis berwarna
hitam yang memanjang di samping badan, tubuh tanpa sisik kecuali pada bagian
barut badan (corselet), limbah ikan bagian dalam dan luar yang tersisa pada
pengolahan ikan memiliki potensi untuk diolah menjadi pupuk/kompos, secara
umum limbah ikan mengandung banyak nutrien yaitu N (Nitrogen), P (Posforus),
dan K (Kalium). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran
kualitas kompos, lama pengomposan dan jumlah kompos dengan tambahan insang
ikan cakalang secara anaerob. Desain penelitian ini adalah Experimen, Pada
proses pengomposan jumlah sampah Sayur yang digunakan sebanyak 40 kg, dan
insang ikan cakalang 2 Kg, Hasil penelitian ini menunjukan bahwa insang ikan
cakalang dengan lama waktu pengomposan yaitu 24 hari dan jumlah kompos yang
dihasilkan yaitu sebanyak 2,7 Kg. Dan Kontrol lama waktu pengomposan 24 hari
dan jumlah kompos yang dihasilkan sebanyak 2,4 Kg. kondisi akhir fisik kompos
insang ikan cakalang berwarna coklat kehitaman, berbau insang ikan dan
bertekstur halus seperti tanah, sedangkan kontrol berwarna coklat muda, berbau
tanah dan bertekstur halus seperti tanah. Dari hasil penelitian Kandungan NPK
pada pengomposan dengan tambahan insang cakalang pada pengomposan anaerob
yaitu NPK pada nilai N = 0,291% P = 0,193% dan K = 0,552% sehingga
dikatakan memenuhi syarat SNI 2803:2010 yaitu nilai NPK tidak lebih dari 8%.
Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian yang lebih
kompleks dan dengan memanfaatkan Insang Ikan Cakalang dengan metode
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain