Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate

  • Beranda
  • VC
  • Login Admin
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

PENGARUH KEPATUHAN DISCHARGE PLANNING TERHADAP GAMBARAN NILAI KREATININ PASIEN HEMODIALISA DI RSUD dr.H.CHASAN BOESOIRIE TERNATE

Nunung Iriani M. Nur Doa - Nama Orang; nursanti - Nama Orang;

Kondisi gagal ginjal dapat terjadi ketika ginjal tidak dapat bekerja dengan baik, sampah sisa
metabolisme dari apa yang dimakan dan diminum akan menumpuk di dalam tubuh
karena tidak dapat dikeluarkan ginjal, hal inilah mengapa gagal ginjal terminal yang
menjalani hemodialisa harus memperhatikan banyak hal sehingga kondisi pasien bisa
menjadi lebih baik. Cuci darah atau Hemodialisa adalah suatu proses pembersihan
darah dengan menggunakan alat yang berfungsi sebagai ginjal buatan (dialyzer) dari
zat-zat yang konsentrasinya berlebihan di dalam tubuh. Zat-zat tersebut dapat
berupa zat yang terlarut dalam darah, seperti toksin ureum dan kalium, atau zat
pelarutnya, yaitu air atau serum darah. Sehingga perlunya diterapkan discharge
planning kepada pasien untuk menjaga kondisi pasien tetap stabil meskipun secara rutin
menjalani hemodialisa. Tujuan dari penelitian ini adalah ntuk melihat gambaran nilai
kreatinin pada pasien gagal ginjal yang melakukan hemodialisa di RSUD dr. H.
Chasan Boesoirie Ternate Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif jenis
penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain kelompok intervensi dan kelompok
kontrol. Sampel berjumlah 32 orang (total sampling) dengan purposive sampling yang
dibagi pada kelompok intervensi 16 orang dan kelompok kontrol 16 orang. Instrumen
yang digunakan pada penelitian ini adalah format cheklist observasi discharge planning.
Data dianalisa menggunakan uji man whithney t test. Penelitian ini menghasilkan temuan
secara statistik bahwa nilai Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0.318 atau lebih besar dari
nilai baku p value >0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan
nilai kreatinin yang signifikan dari dua kelompok tersebut (intervensi dan
kontrol).


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
NONE
Penerbit
: Jurnal Gema Keperawatan., 2022
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
Website
Tipe Pembawa
-
Edisi
Juni 2022. 15 (1): 120-131
Subjek
-
Info Detail Spesifik
dapat diakses melalui internate
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • e-Journal
  • Turnitin
  • Corrersponding author
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan akses informasi yang efisien dan efektif terhadap informasi keilmuan, penelitian, dan kebudayaan dari berbagai lokasi simpan.Menyediakankoleksi dalam berbagai format tekstual dalam beragam media guna mendukung pencapaian kegiatan akademik yang berkualitas.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?