Electronic Resource
Permainan Monopoli “Kiepoly” Meningkatkan Kesiagaan Bencana Gunung Api Pada Remaja Di Ternate
Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gunung berapi seharusnya diajarkan
sejak usia dini di bangku sekolah, fakta di lapangan khususnya wilayah berdampak gunung berapi
belum ada sekolah yang memberikan mata pelajaran khusus untuk kesiapsiagaan bencana. selain itu
belum ada media yang bercirikan kearifan lokal daerah khususnya provinsi Maluku Utara. Tujuan:
untuk menemukan pengaruh permainan “Kiepoly” sebagai media kesiapsiagaan terhadap bencana
khususnya gunung api di Ternate. Metode: Digunakan adalah metode g-tes, yaitu teknik analisis
yang digunakan untuk menilai dan mengetahui peningkatan pengetahuan siswa tentang
kesiapsiagaan bencana gunung api, Skor gain-ternomalisasi yaitu perbandingan skor gain actual
dengan skor gain maksimum (Hake, 1999). Jenis penelitian ini menggunakan desan pre
eksperimental Desigen, Sample dalam penelitian ini adalah siswa sebanyak 30 orang, kriteria inklusi
yaitu semua siswa yang bersekolah di SMP Negeri 2 Kota Ternate dan bersedia menjadi responden,
kriteria eksklusi yaitu siswa yang sedang sakit atau tidak hadir saat pengumpulan data. Pengambilan
sasaran dilakukan dengan menggunakan Teknik purposiv sampling. Hasil: menunjukan bahwa rata-
rata perolehan nilai pretest dan posttest mengalami peningkatan sebesar 83%, selain itu rata-rata
perolehan nilai n-gain sebesar 0,73 dengan kategori “Tinggi”. Kesimpulan: Hal ini membuktikan
bahwa pada permainan Kiepoly berpengaruh dalam peningkatan pengetahuan siswa tentang
kesiapsiagaan bencana gunung api.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain