Electronic Resource
Serbuk bunga cengkeh (Syzygium Aromaticum) sebagai tanaman alternatif pengendali larva Aedes Aegypti = Clove flower powder (Syzygium Aromaticum) as an alternative plant controlling Aedes Aegypti larvae
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling utama di Indonesia.
Indonesia adalah negara dengan kasus DBD yang paling tinggi di Asia Tenggara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui
efektivitas serbuk bunga cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai media dalam membunuh larva Aedes Aegypti . Jenis penelitian
ini merupakan penelitian eksperimental sederhana dengan rancangan post test only group control design. Penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui efektifitas serbuk bunga cengkeh dalam membunuh larva Aedes Aegypti dengan menggunakan dosis 2 mg/10L,
4 mg/10L, 6 mg/10L, 8 mg/10L dan 10 mg/10L. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melakukan observasi, yaitu
dengan cara melakukan pengamatan langsung. Hasil penelitian menunjukkan masing-masing kadar bahan uji (P1,P2,P3,P4, dan P5)
dalam waktu pengamatan 1x24 jam menunjukkan perbedaan yang siginifikan terhadap kematian larva Aedes Aegypti.
Kesimpulan hasil penelitian ini bahwa serbuk bunga cengkeh (Syzygium Aromaticum) efektif membunuh larva Aedes Aegypti
dengan hasil bervariasi sesuai kadarnya. Meskipun begitu tetap perlu melakukan penelitian lanjutan dengan menguji lebih banyak
jenis tumbuhan lokal sebagai media yang dapat membunuh larva Aedes Aegypti dengan memperhatikan faktor lingkungan serta
disarankan untuk meneliti perbandingan antara bunga cengkeh jenis Zanzibar dan bunga cengkeh jenis biasa.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain