Electronic Resource
Sistem Filtering Berbahan Daun Mangga Untuk Emisi Partikulat Matter2,5
Pertumbuhan industri kendaraan pertahun berpotensi memacu pertumbuhan ekonomi, namun juga dapat
memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Dampak negatif yang dapat membahayakan kesehatan
manusia adalah pencemaran udara, baik pencemaran udara dalam ruang maupun pencemaran udara di
luar ruangan. Particulate Matter berukuran 2,5μm (PM2,5) merupakan polutan udara berukuran sangat
kecil yang dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti gangguan pada saluran pernafasan jika terpapar
PM2,5 melebihi baku mutu dan terus menerus (55μg/m3 untuk baku mutu harian dan 15μg/m3 untuk baku
mutu tahunan). Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektifitas alat sistem penyaringan berbahan daun
mangga dan karbon aktif dalam menurunkan emisi PM2,5. Penelitian ini merupakan penelitian pra-
eksperimen dengan desain metode one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah
emisi partikulat PM2,5 yang berasal dari dua emisi kendaraan bermotor, sumber emisi 1 (kendaraan
bermotor roda dua keluaran lama) dan sumber emisi 2 (kendaraan bermotor roda dua keluaran baru).
Data PM2,5 dikumpulkan menggunakan alat EVM-7. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi PM2,5
pada sumber emisi 1 dan sumber 2 masih berada dibawah baku mutu yang ditetapkan pemerintah. Hasil
juga menunjukkan adanya penurunan konsentrasi PM2,5 sebelum dan sesudah dipasang saringan daun
mangga pada kedua sumber emisi. Konsentrasi rata-rata partikel menurun dengan pengaruh suhu dan
kelembaban yang berbeda. Disarankan untuk melanjutkan penelitian ini untuk mengembangkan alat
penyaringan yang dapat digunakan oleh masyarakat luas guna mengurangi pencemaran udara khususnya
PM2,5.
Kata Kunci: PM2,5, Filtering Daun Mangga, Karbon Aktif
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain