Electronic Resource
Implementasi Mobilisasi Sosial dalam Pengendalian Tuberkulosis Paru di Puskesmas Siko dan Kalumata Kota Ternate
Penanggulangan tuberkulosis (TB) merupakan tanggungjawab seluruh elemen antara lain pemerintah, petugas
kesehatan dan masyarakat. Mobilisasi sosial merupakan proses pemberian informasi secara terus menerus
mengikuti perkembangan sasaran dan membantu mereka sehingga memiliki pengetahuan, sikap dan
mempraktikan perilaku yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi mobilisasi
sosial dalam pengendalian TB di Puskesmas Siko dan Kalumata Kota Ternate. Metode penelitian yang digunakan
yaitu mixed methods, dengan desain concurrent triangulation. Sampel dalam penelitian adalah 30 pasien TB di
Puskesmas Kalumata dan 20 pasien TB di Puskesmas Siko, yang dipilih dengan teknik total population sampling.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, studi dokumentasi dan materi-materi visual. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa untuk mobilasisasi sosial terdapat 26,0% dengan kategori kurang dan 74,0% dengan kategori
cukup. Secara statistik, mobilisasi sosial antara Puskesmas Siko lebih tinggi daripada Puskesmas Kalumata. Juga
ditemukan bahwa ada perbedaan program penyuluhan dan kunjungan rumah pasien antara Puskesmas Siko dan
Puskesmas Kalumata. Berdasarkan hasil penelitian dipandang penting untuk memaksimalkan fungsi edukasi
kepada masyarakat terutama bagi pasien TB, membangun kemitraan dengan tokoh masyarakat dan kader
kesehatan, juga diperlukan pendekatan yang lebih kreatif dan pedoman mobilisasi sosial pengendalian TB.
Kata Kunci: tuberkulosis paru; mobilisasi sosial
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain