Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate

  • Beranda
  • VC
  • Login Admin
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Perbandingan Berbagai Mikroorganisme Lokal (Mol) Pada Proses Pengomposan Secara Anaerobik
Penanda Bagikan

Electronic Resource

Perbandingan Berbagai Mikroorganisme Lokal (Mol) Pada Proses Pengomposan Secara Anaerobik

Novitasari Kamarullah - Nama Orang; Dwi Wahyu Purwaningsih - Nama Orang; Haikun H - Nama Orang; Karmila Laudo - Nama Orang; Efirufini H. Banol - Nama Orang; Zainy Azhary - Nama Orang;

Sampah adalah limbah yang bersifat padat terdiri dari zat organik dan zat anorganik yang dianggap

tidak berguna dan harus dikelola. Pengomposan merupakan suatu metode mengkonversikan bahan-
bahan organik menjadi bahan yang lebih sederhana dengan menggunakan aktivitas mikroba. MOL yaitu

sekumpulan mikroorganisme yang berfungsi sebagai “starter” dalam pembuatan kompos organik.
Dalam penelitian ini yang menjadi pembahasan adalah Perbandingan kemampuan berbagai
Mikroorganisme lokal (MOL) pada proses Pengomposan secara Anerobik. Tujuan penelitan ini
diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam pemanfaatan sampah. Jenis penelitian
ini adalah experimental yaitu perbandingan yang bertujuan untuk mengetahui lama waktu
pengomposan dan jumlah kompos yang dihasilkan. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kelurahan Sangaji.
Sampel penelitian adalah sampel berbagai macam mikroorganisme lokal. Jenis sampah yang digunakan
yaitu sampah organik seperti buah-buahan, sayur, sisa makanan dan campuran sampah organik lainnya
masing-masing sebanyak 20 kg. Pengomposan yang paling cepat antara ke 5 bumbu kompos dan
kontrol untuk lama waktu pengomposan yang paling cepat ialah MOL nasi basi yaitu 10 hari dan jumlah
kompos yang dihasilkan paling banyak ialah MOL terasi yaitu sebanyak 6 Kg. Lama waktu yang di
butuhkan untuk ke 5 bumbu kompos dan kontrol yaitu ± 1-2 minggu.
Kata kunci: Aanerob, mikroorganisme lokal, sampah organik


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
NONE
Penerbit
Padang : poltekkes padang., 2021
Deskripsi Fisik
6hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2797-0329
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
text
Tipe Media
Website
Tipe Pembawa
online resource
Edisi
Vol 01 No 02 Januari 2021
Subjek
Jurnal Terakreditasi
Kompos
Info Detail Spesifik
dapat diakses melalui website
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Artikel e-Journal
  • e-Journal
  • Plagiarisme
  • PEER REVIEW JURNAL ( Dwi Wahyu P)
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan akses informasi yang efisien dan efektif terhadap informasi keilmuan, penelitian, dan kebudayaan dari berbagai lokasi simpan.Menyediakankoleksi dalam berbagai format tekstual dalam beragam media guna mendukung pencapaian kegiatan akademik yang berkualitas.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?