Text
Uji TDS Salinitas Pada Air Laut di Daerah Pesisir Kampung Makasar Timur Kota Ternate Tahun 2021
Saat ini, masalah utama yang dihadapi oleh sumber daya air meliputi kuantitas air yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dan kualitas air untuk keperluan domestik yang semakin turun. Kegiatan industri, domestik, dan kegiatan yang lain berdampak negatif terhadap sumber daya air, menyebabkan penurunan kualitas air. Kondisi ini menimbulkan gangguan, kerusakan, dan bahaya bagi semua makhluk hidup yang bergantung pada sumber daya air. Oleh karena itu, pengolahan sumber daya air sangat penting agar dimanfaatkan secara berkelanjutan dengan tingkat mutu yang diinginkan. Salah satu langkah pengelolaan yang dilakukan adalah pemantauan dan interprestasi data kualitas air, mencakup kualitas fisika, kimia, dan biologi. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 907 Tahun 2002 tentang Pengendalian Pencemaran Air
Currently, the main problems faced by water resources include the quantity of water that is no longer able to meet the ever-increasing demand and the declining quality of water for domestic purposes. Industrial, domestic and other activities have a negative impact on water resources, causing a decrease in water quality. This condition causes disturbance, damage, and danger to all living things that depend on water resources. Therefore, it is very important to treat water resources in a sustainable manner with the desired quality level. One of the management steps taken is the monitoring and interpretation of water quality data, including physical, chemical, and biological qualities. Based on Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 907 of 2002 concerning Water Pollution Control
Tidak tersedia versi lain