Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate

  • Beranda
  • VC
  • Login Admin
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRABAG II KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2016
Penanda Bagikan

Text

HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN BERAT BAYI LAHIR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GRABAG II KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2016

Hadjrahwaty - Nama Orang;

ABSTRAK
Latar belakang : Gagal Ginjal kronik (GGK) merupakan perkembangan gagal ginjal yang progresif dan lambat biasanya berlangsung selama beberapa tahun, ginjal akan kehilangan kemampuannya untuk mempertahankan volume dan kompisisi cairan tubuh. Perjalanan penyakit ginjal stadium akhir dianggap terminal dapat bervariasi dari 2-3 bulan hingga 30-40 tahun. Hemodialisis dilakukan terhadap pasien dengan penurunan fungsi ginjal berat, di mana ginjal tidak mampu lagi mengeluarkan produk-produk sisa metabolisme, mempertahankan keseimbangan cairan elektrolit serta memproduksi hormone-hormon, mengakibatkan penumpukan bahan buangan dalam tubuh berupa sampah nitrogen.
Tujun penelitian : Mengetahui hubungan antara asupan protein dengan kadar ureum dan keratin pada pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisa di Unit Hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian : Jenis penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan desain cross sectional, yang dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta pada bulan agustus 2016. Populasi dalam penelitian adalah semua penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa, sedangkan subjek penelitian diambil berdasarkan kriteria inklusi : Bersedia ikut dalam penelitian, berusia 30-60 tahun.
Hasil : Berdasarkan uji korelasi spearmans diketahui p = 0,438 (p>0,05), berarti tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar ureum darah. Dan p=0,205 (p>0,05), berarti tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar kreatinin darah.
Kesimpulan : Tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar ureum dan asupan protein dengan kadar kreatinin pada penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di unit hemodialisa RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Kata Kunci : Asupan protein, ureum dan Kreatinin.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
-
Penerbit
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta : PRODI D-IV, JUR. GIZI POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA., 2017
Deskripsi Fisik
xiv, 58 hlm.; tab; ilust
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
SKRIPSI/KTI GIZI
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI/KTI GIZI
SKRIPSI/KTI D-IV Gizi
Info Detail Spesifik
Skripsi jurusan D-IV GIZI
Pernyataan Tanggungjawab
Hadjrahwaty
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Politeknik Kesehatan Kemenkes Ternate
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan akses informasi yang efisien dan efektif terhadap informasi keilmuan, penelitian, dan kebudayaan dari berbagai lokasi simpan.Menyediakankoleksi dalam berbagai format tekstual dalam beragam media guna mendukung pencapaian kegiatan akademik yang berkualitas.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?