Text
GAMBARAN POLA KONSUMSI DAN STATUS GIZI ATLET BELA DIRI SULSEL MAJU DI KOMITE OLAHRAGA NASIONAL INDONESIA (KONI) PROVINSI SULAWESI SELATAN TAHUN 2010
JUMRIA
”Gambaran Pola Konsumsi dan Status Gizi Atlet Bela Diri Sulsel Maju di Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2010 ”.
(xiii + 109 Halaman + 26 Tabel + 1 Gambar + 16 Lampiran)
Dewasa ini, pembangunan kesehatan diarahkan pada peningkatan derajat kesehatan serta perbaikan gizi masyarakat. Pembangunan dalam bidang kesehatan sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM dalam berbagai sektor kehidupan. Salah satu cara peningkatan ketahanan fisik sebagai cermin dari tingginya tingkat kesehatan adalah dengan berolahraga.
Untuk dapat melakukan aktifitas olah raga dengan sempurna, baik untuk olah raga yang bersifat non prestasi maupun olah raga yang bersifat prestasi, maka seorang olahragawan harus mengkonsumsi gizi yang seimbang yang nantinya akan berpengaruh positif bagi status gizi dan kemampuan fisik dari olahragawan itu sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola konsumsi dan status gizi atlet bela diri Sulsel Maju di Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode observasional dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 31 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengambilan data sekunder dan data primer. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji deskiptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi untuk jenis makanan sumber karbohidrat sebagian besar adalah nasi yang dikonsumsi setiap hari, untuk sumber protein adalah ikan segar yang dikonsumsi setiap hari, tempe yang dikonsumsi 3-6 x/Minggu, untuk sumber lemak yaitu minyak kelapa sawit yang dikonsumsi 3-6 x/Minggu, buah pisang dan jeruk dikonsumsi 1-2 x/Minggu, wortel, kangkung, dan bayam dikonsumsi 3-6 x/Minggu. food supplement enervon C dikonsumsi 1-2x/Minggu , dan tidak ada yang memiliki makanan pantangan memiliki makanan pantangan. Sebagian besar responden berstatus gizi normal yaitu sebanyak 48,4 %.
Disarankan kepada atlet agar dapat mengetahui dan menerapkan pola makan yang baik . Selanjutnya, kepada peneliti lain disarankan untuk melakukan penelitian tentang hubungan pola konsumsi dan status gizi atlet bela diri, serta disarankan untuk melakukan penelitian yang lebih komprehensif yang melibatkan pemeriksaan biokimia
Daftar Pustaka :2001-2009)
Kata Kunci : Atlet bela diri, pola konsumsi, status gizi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain