Text
HUBUNGAN FAKTOR DTERMINAL PENERAPAN PATIENT SAFETY DENGAN TANGGUNG JAWAB PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT Dr. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR
Keselamatan pasien telah menjadi indikator penting dalam pelayanan kesehatan di rumah sakit, merupakan prinsip yang paling mendasar dan bukan merupakan suatu pilihan tetapi hak setiap pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) hubungan fungsi manajerial, kebijakan implementasi standar JCI, sarana prasarana, dan komunikasi terapeutik, (2) faktor yang paling dominan berhubungan dengan tanggung jawab perawat dalam penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit. Penelitian ini menggunakan metode analitik komparatif melalui pendekatan cross-sectional terhadap 128 orang perawat sebagai responden. Pengambilan sampel dilakukan melalui sampel purposif dengan mempertimbangkan tingkat pendidikan perawat yaitu perawat berpendidikan Ners dan DIII Keperawatan diambil sesuai kriteria inklusi dengan sebaran sampel yang telah ditetapkan. Data dianalisis menggunakan uji statistik melalui uji chi-square dan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna fungsi manajerial melalui perencanaan (p=0,037), pengorganisasian (p=0,042), pengarahan (p=0,035), dan pengendalian (p=0,025). Terdapat hubungan yang bermakna kebijakan implementasi standar JCI (p=0,010), komunikasi terapeutik (p=0,022), dan sarana prasaran (p=0,021) dengan tanggung jawab perawat dalam penerapan patient safety di ruang rawat inap Rumah Sakit Dr. Wahidin Sudirohusodo. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan tanggung jawab perawat dalam penerapan patient safety adalah sarana prasarana dengan nilai exp(B) 3,146. Disimpulkan bahwa sarana prasarana yang memadai sangat menentukan tanggung jawab perawat dalam penerapan patient safety yang ditunjang oleh fungsi manajerial dan komunikasi terapeutik yang baik, serta kebijakan implementasi standar JCI.
Kata Kunci : patient safety, standar, sarana, komunikasi
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain